Bahasa Arab

Sekilas Tentang Jurusan Bahasa Arab PPPPTK Bahasa

PPPPTK Bahasa (sebelumnya PPPG Bahasa) merupakan institusi pemerintah yang bergerak di bidang pendidikan dan pelatihan untuk guru bahasa, yaitu bahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan Bahasa-bahasa yang termasuk dalam kategori bahasa asing (bahasa Arab, bahasa Jepang, bahasa Mandarin, bahasa Perancis dan bahasa Jerman).

Jurusan Bahasa Arab merupakan satu dari lima jurusan bahasa asing yang berada di PPPPTK Bahasa. Sejak tahun 2003, Jurusan Bahasa Arab memiliki staf khusus (widyaiswara) di bidang kebahasan yaitu M. Isnaini, Ahmad Firdaus, Mulyadi, Ahmad Ghozi, Vera Aulia Lesmana C., Jehan Ananda Aliyah, dan Dedi Suprianto.

PPPPTK Bahasa telah mengadakan kegiatan-kegiatan diklat untuk guru Bahasa Arab di beberapa wilayah Indonesia, diantaranya Pendidikan dan Pelatihan Tingkat Dasar, Lanjut, Menengah dan Tinggi bagi guru bahasa Arab SMA/MA/SMK yang diadakan, lalu Pelatihan Life Skill bagi Pesantren untuk guru bahasa Arab, serta Pelatihan dan Pendidikan yang berbasis Strategi dan Metode Pembelajaran. Sasaran peserta dari pendidikan dan pelatihan (diklat) tersebut adalah guru SMA/MA/SMK yang bernaung di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan guru pesantren (program khusus) yang mengampu mata pelajaran bahasa Arab. Para peserta ini dipilih berbasis data yang dimiliki oleh PPPPTK Bahasa dan data yang dijaring oleh para widyaiswara.

Selain mengadakan diklat untuk guru bahasa Arab, para widyaiswara bahasa Arab juga mengasah dan meningkatkan kemampuan mereka melalui berbagai pelatihan yang diadakan oleh PPPPTK Bahasa dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di dalam maupun di luar negeri. Pada tahun 2009, kelima widyaiswara dan lima guru Bahasa Arab mengikuti pelatihan (short course) di Arab Academy Cairo, Mesir selama 16 hari.

Di pelatihan ini, seluruh peserta mendapatkan bimbingan langsung dari penutur bahasa Arab untuk mempelajari pembelajaran bagi non Arab. Di samping itu, para widyaiswara juga diberikan kesempatan untuk meningkatkan kemampuan di bidang pembelajaran bahasa di Singapura, Amerika Serikat, dan Jerman.

Dalam perjalanannya, jurusan bahasa Arab terus mengembangkan kegiatan diklat agar lebih memenuhi tuntutan era globalisasi, diantaranya e-training guru Bahasa Arab (2013), e-learning Bahasa Arab (2014), penyusunan soal Uji Kompetensi (2013), penyusunan soal-soal Uji Kompetensi Guru (2015), pemetaan standar kompetensi guru Bahasa Arab (2015), dan modul Guru Pembelajar (2016-2017). Di dalam kegiatan-kegiatan ini, widyaiswara Bahasa Arab tidak bekerja sendiri, dosen dan guru Bahasa Arab juga turut terlibat dan membantu kesuksesan kegiatan tersebut. Dosen dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, Universitas Negeri Malang (UM), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Padjajaran (UNPAD), UIN Ar-Raniry Aceh. Sementara guru Bahasa Arab yang turut andil berasal dari wilayah Jawa, Sumatera, Nusa Tenggara Barat, dan Makassar.

Seluruh kegiatan di atas sejatinya adalah untuk membantu guru-guru bahasa Arab SMA/SMK yang bernaung di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk meningkatkan kompetensi pedagodik dan professional mereka. Sehingga diharapkan mereka dapat meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Arab dan dapat membuat para siswa lebih tertarik untuk mempelajari bahasa Arab.

Jurusan bahasa Arab tidak hanya fokus pada pembelajaran bahasa Arab, tetapi juga dalam pembelajaran bahasa Indonesia untuk penutur asing (BIPA). Jehan Ananda telah mengawali pembelajaran bahasa Indonesia untuk mahasiswa the University of Queensland, Australia, selama 6 bulan pada tahun 2008. Lalu pada tahun 2017, Dedi Supriyanto mengajar bahasa Indonesia untuk mahasiswa Swiss Canal Univerity di Mesir selama 6 bulan. Di tahun 2018 ini, insyaa Alloh Ahmad Ghozi akan dikirim ke Mesir untuk melakukan tugas yang sama selama + 6 bulan. Keberangkatan ustad Dedi dan ustad Ghozi ke Mesir terlaksana atas kerjasama yang baik antara PPPPTK Bahasa dan Pusat Pengembangan Strategi dan Diplomasi Kebahasaan, Badan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Penulis: Jehan Ananda Aliyah KH & M. Isnaini