Category Archives: Bahasa Jerman

  • 0

Mengapa Bahasa Jerman?

Hanifa Hairuli

Widyaiswara Bahasa Jerman

PPPPTK Bahasa

 

 

Awalnya tak pernah terlintas dalam benak penulis untuk apa belajar bahasa Jerman. Yang ada dalam benak penulis hanyalah bagaimana penulis menguasai bahasa Inggris, salah satu bahasa Barat yang dicanangkan sebagai bahasa internasional dan masuk dalam mata pelajaran wajib di sekolah. Namun, kenyataan berkehendak lain, saat mengikuti tes penelusuran minat dan kemampuan (PMDK) di Sekolah Menengah Atas, penulis menjatuhkan pilihan jurusan pada bahasa Jerman karena bahasa Inggris yang sejatinya menjadi minat penulis memiliki lebih dari satu peminat. Hal ini juga penulis lakukan untuk mengurangi “saingan” dan mengharapkan tersedianya banyak peluang kerjasama antara pemerintah Indonesia dan Jerman ketika era kepemimpinan Presiden BJ Habibie saat itu. Memang ternyata tidak ada ilmu yang sia-sia. Sekarang bahasa Jerman benar-benar berguna dalam mendukung pekerjaan yang penulis geluti saat ini. Perasaan bangga pun menyelinap ketika penulis membaca sebuah artikel di harian Kompas edisi daring pada 2 April 2013, bahwa belajar bahasa asing kini menjadi tren tersendiri di Indonesia.

Tak cukup hanya menguasai bahasa Inggris, banyak orang, dari anak-anak hingga dewasa mulai membekali diri dengan bahasa asing lain, salah satunya bahasa Jerman. Bahasa ini merupakan salah satu dari sepuluh bahasa yang patut dipilih dan berguna untuk dipelajari berdasarkan hasil survei CBI Education & Skills Survey 2012.

Mengapa?
Sedikitnya ada delapan alasan mengapa bahasa Jerman bermanfaat dipelajari. Pertama, bahasa ini menjadi sangat penting karena banyaknya pelajar maupun mahasiswa yang memilih untuk belajar di negara ini. Selain biaya pendidikan yang murah, suasana beberapa kota yang ada di Jerman cukup mendukung. Tak hanya itu, negara ini banyak menawarkan beasiswa dan kesempatan magang bagi mahasiswa dari luar Jerman sehingga kemampuan bahasa Jerman tentu menjadi yang utama.

Kedua, bahasa Jerman adalah bahasa yang penting dalam komunikasi internasional. Lebih dari 101 juta orang di dunia berbahasa Jerman, sekitar 20 juta orang di seluruh dunia mempelajari bahasa ini. Di Eropa bahasa Jerman merupakan bahasa ibu bagi 100 juta orang, tidak hanya di Jerman, tetapi juga di Austria, Swiss, Luxemburg, dan Liechtenstein. Hal ini menempatkan bahasa Jerman di antara 12 bahasa paling umum dipakai di dunia, yakni 2,1% dari populasi dunia. Di Eropa bahasa Jerman adalah bahasa ibu yang paling luas digunakan.

Ketiga, bahasa Jerman adalah bahasa penting dalam perdagangan. Jerman adalah negara pengekspor utama di dunia dan memiliki ekonomi yang kuat dan mitra industri dan perdagangan paling penting bagi Indonesia di Uni Eropa. Dalam sepuluh tahun terakhir, bahasa Jerman telah menjadi basantara regional (regional lingua franca) di negara-negara Eropa Tengah dan Timur. Karena kemampuan lintas budaya merupakan kualifikasi kunci untuk bisnis yang sukses saat ini, kecakapan bahasa Jerman membantu Anda membuka pasar baru dan menjadi sukses di bisnis global dan di pasar tenaga kerja internasional.

Keempat, bahasa Jerman menempati kedudukan kuat dalam pengetahuan dan sastra. Bahasa Jerman sebagai bahasa pengetahuan dan teknologi memainkan peran penting dalam penelitian dan pendidikan. Pada abad 19 bahasa Jerman sebagai bahasa pengetahuan dan sastra menduduki posisi penting di dunia, lebih penting dari bahasa Perancis dan dalam hal tertentu bahasa Inggris. Saat ini bahasa Inggris adalah bahasa internasional yang dominan untuk pengetahuan dan sastra. Namun, dalam jaringan kerjasama internasional dan lintas disiplin di tingkat global bahasa Jerman masih banyak dipakai. Masyarakat Jerman modern mendasarkan diri pada pengetahuan karena pengetahuan dan penelitian menempati kedudukan kuat dalam kehidupan umum di Jerman.

Kelima, bahasa Jerman sebagai bahasa kebudayaan membuka wawasan intelektual. Kebudayaan Jerman mewujudkan diri dalam berbagai bentuk, dari sastra dan musik, teater dan film hingga ke arsitektur, lukisan, filosofi, dan seni. Pengetahuan bahasa Jerman memungkinkan Anda mengenal satu dari kebudayaan besar Eropa dalam bentuk aslinya. Di bidang sastra ada Goethe, Schiller, Kafka, dan Grass. Di jagat musik ada Bach, Mozart, Beethoven, dan Wagner. Di dunia filosofi ada Luther, Kant, Schopenhauer, dan Nietzsche. Di bidang psikologi terdapat Freud, Adler, dan Jung. Bagi yang menggeluti dunia penelitian dan pengetahuan, tentu tidak asing dengan sederet nama seperti Kepler, Einstein, Röntgen, dan Planck. Ini bisa bermakna, bahasa Jerman adalah bahasa bagi pemikir-pemikir besar.

Keenam, bahasa Jerman membuka pintu ke perkuliahan di universitas Jerman. Meskipun kuliah internasional di universitas Jerman memungkinkan Anda belajar tanpa pengetahuan bahasa Jerman, penguasaan bahasa Jerman tentu saja lebih menguntungkan bagi Anda. Jika kuliah internasional tidak tersedia, Anda harus membuktikan bahwa Anda memiliki kemampuan bahasa Jerman yang memadai sebelum memulai kuliah. Oleh karena itu, penguasaan bahasa memberikan pilihan kuliah yang lebih luas.

Ketujuh, bahasa Jerman meningkatkan kesempatan Anda mendapatkan pekerjaan. Patut diketahui, perusahaan Jerman di Indonesia dan perusahaan asing di Jerman mencari ahli yang berpengetahuan bahasa Jerman. Di Uni Eropa terdapat kesempatan pelatihan, studi dan pekerjaan yang menarik bagi para ahli yang berpengetahuan bahasa Jerman.

Kedelapan, bahasa Jerman penting untuk bidang pariwisata. Indonesia adalah tujuan wisata populer. Banyak turis dari Jerman, Austria, dan Swiss berpergian ke Indonesia. Bagi mereka yang bekerja di industri pariwisata, kemampuan bahasa Jerman merupakan investasi yang bagus. [ ]