KESAMAAN KOSAKATA BAHASA INDONESIA DAN FILIPINO (TAGALOG)

  • 0

KESAMAAN KOSAKATA BAHASA INDONESIA DAN FILIPINO (TAGALOG)

Category : Artikel Kebahasaan

Dedi Supriyanto,M.Pd.
Widyaiswara Bahasa Arab
PPPPTK Bahasa

Bahasa Indonesia adalah bahasa Melayu yang telah menjadi bahasa resmi dan bahasa persatuan rakyat Indonesia sejak tahun 1928, adapun bahasa Filipino atau lebih dikenal dengan bahasa Tagalog merupakan bahasa yang dipertuturkan secara luas dan sekaligus telah terpilih menjadi bahasa resmi rakyat Filipina sejak tahun 1937. Bahasa Filipino yang aslinya berasal dari bahasa Tagalog ini mungkin mirip dengan bahasa Indonesia yang berasal dari bahasa Melayu.

Berdasarkan sejarah masa lalu, bahasa Filipino yang dikenal dengan bahasa Tagalog ini masih memiliki hubungan keluarga yang dekat dengan bahasa-bahasa daerah di Indonesia (Kalimantan, Sulawesi UtaraGorontalo, dan Jawa) maupun Malaysia (Sabah). Oleh karena itu bahasa Indonesia dan Tagalog ini memiliki akar yang sama yaitu berasal dari Malayo-Polynesian language family. Hal ini tentunya membuat orang Indonesia relatif lebih mudah dan cepat mempelajari bahasa Tagalog dan begitu pula sebaliknya.

Berdasarkan pengalaman dan pengamatan penulis selama menetap dan mengajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) selama 6 bulan di Filipina, maka ditemukan adanya kesamaan dan perbedaan antara kosakata bahasa Indonesia dan bahasa Tagalog. Berikut ini penulis menyajikan beberapa kesamaan dan perbedaan kosakata bahasa Indonesia dan bahasa Tagalog, terutama dari segi penulisan kosakata, pelafalan atau pengucapan, dan maknanya..

  1. Kesamaan Bilangan/Angka

Beberapa kosakata bilangan/angka bahasa Tagalog memiliki kesamaan dalam bahasa Indonesia, diantaranya adalah bilangan/angka 5 dalam dalam bahasa Tagalog dituliskan dan dilafalkan dengan “lima”, demikian pula dalam bahasa Indonesia. Dalam bahasa Tagalog bilangan atau angka 1 dituliskan dan dilafalkan dengan “isa”, ternyata dalam bahasa Indonesia angka 1 yang sering dilafalkan dengan “satu” juga memiliki makna “esa” yang berarti tunggal. Kemudian bilangan/angka 7 dalam bahasa Tagalog yang dilafalkan dengan “pito”, ternyata dalam bahasa Jawa juga terdapat pelafalan “pitu” yang berarti tujuh. Demikian pula dengan “walo’ dalam bahasa Tagalog, ternyata dalam bahasa Jawa juga ada pelafalan “wolu” yang berarti delapan.

  1. Kesamaan dan Kemiripan Kosakata
  1. Tulisan, pelafalan dan makna yang sama

Kosakata dalam bahasa Tagalog ada yang memiliki kesamaan dalam hal tulisan, pelafalan dan makna. Seperti kosakata “kami”, “langit”, “anak” dalam bahasa Tagalog memiliki makna yang sama dengan “kami’, ”langit”, dan “anak” dalam bahasa Indonesia.

  1. Tulisan sama, makna berbeda

Dalam bahasa Tagalog ada beberapa kosakata yang tulisan dan pelafalannya sama dengan beberapa kosakata bahasa Indonesia namun maknanya sangat berbeda. Contoh kata “mahal” dalam bahasa Tagalog, selain memiliki makna yang sama dengan “mahal” dalam bahasa Indonesia, ternyata “mahal” dalam bahasa Tagalog juga berarti “cinta/sayang”. Selain itu kata “batik” dalam bahasa Tagalog ternyata bermakna “bintik” yang tentunya jauh berbeda  maknanya dengan  “batik” dalam bahasa Indonesia yang bermakna “batik/baju batik/kain batik”.

  1. Tulisan berbeda, makna sama

Dalam bahasa Tagalog terdapat banyak sekali kata yang tulisannya berbeda dengan kosakata dalam bahasa Indonesia, namun memiliki makna yang yang sama atau relatif sama. Diantaranya adalah kata “ako” dalam bahasa Tagalog yang bermakna ”saya”, ternyata dalam bahasa Indonesia terdapat kosakata “aku” yang juga bermakna “saya” atau “aku”, demikian pula dengan kata “ikaw” dalam bahasa Tagalog yang bermakna ‘kamu”, ternyata dalam bahasa Indonesia juga ada kosakata “engkau” yang bermakna “kamu’ atau “anda”.

  • Perbedaan Kosakata Secara Umum

Secara umum perbedaan makna kosakata dalam bahasa Tagalog dan bahasa Indonesia lebih kepada penulisan dan pelafalan. Ada beberapa kosakata dalam bahasa Tagalog yang penulisannya mirip dengan bahasa Indonesia namun memiliki arti yang sama seperti kata “ako” (saya), “mukha” (muka/wajah), dan bangkay (bangkai). Selain itu dalam bahasa Tagalog juga terdapat kosakata yang penulisannya berbeda namun pelafalannya sama dengan bahasa Indonesia, seperti seperti kata “bato” (dibaca: batu), ibo (dibaca: ibu), dan “dato” (dibaca: datu).

Demikianlah beberapa kesamaan dan perbedaan kosakata dalam bahasa Tagalog dan bahasa Indonesia yang berkaitan dengan kesamaan dalam tulisan, pelafalan dan makna dan perbedaan kosakata secara umum. Bahkan adapula kosakata bahasa Tagalog yang yang tulisannya berbeda namun sepintas kita menyangka maknanya sama dalam bahasa Indonesia, namun dalam bahasa Tagalog sendiri maknanya memang berbeda, seperti kata “tahanan” dan “hukuman”, dalam bahasa Tagalog, “tahanan” bermakna rumah, sedangkan “hukuman” bemakna pengadilan..

Oleh karena itu banyaknya kesamaan dan kemiripan kosakata bahasa Indonesia dengan bahasa Tagalog tentunya akan memberikan kemudahan bagi para penutur asli bahasa Indonesia untuk mempelajari bahasa Tagalog, begitupula sebaliknya.


Leave a Reply